Sabtu, 01 Januari 2011

Yahwe Cemburuan


Keluaran 34:14 memuat gelar Yahwe yang unik dan aneh. Dalam ayat ini alah disebut dengan nama Cemburuan atau dalam King James version Jealous.
“Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada Yahwe yang lain, karena Tuhan, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Yahwe yang cemburu.”
Atau dalam King James Version:
“For thou shalt worship no other god: for the LORD, whose name is Jealous, is a jealous God.”

Tampaknya jarang atau bahkan tidak pernah bagi kita untuk menyebut Yahwe dengan nama Cemburuan atau Jealous. Hampir bisa dipastikan bahkan tidak ada orang yang berdoa kepada Tuhan: ‘Yahwe Cemburu yang bertahta di surga.’ Tetapi itulah salah satu nama yang diberitahukan oleh Yahwe sendiri kepada kita untuk menyebut Diri-Nya. Itu adalah sifat-Nya, His Nature. “I must be number one! Aku harus nomor satu! Aku ingin menjadi nomor satu di dalam hidupmu.” Dan Dia layak. Karena Dialah yang menciptakan segala sesuatu termasuk diri kita.  
Sehingga apa pun yang lebih penting dari Dia di dalam hidup kita = adalah berhala atau idolatry. Berhala adalah sesuatu yang kita anggap lebih penting dari Yahwe.  Yahwe menghendaki agar kita mengutamakan Dia.

Yahwe ingin agar kita menganggap-Nya sebagai harta karun atau mutiara seperti dalam Matius 13:44-46. 
44: “Hal kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. 45. Demikian pulahal Keerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. 46 setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

Yahwe layak menempati nomor satu di dalam hidup kita. Dia adalah mutiara yang tiada taranya, yang memberikan sukacita dan kepuasan, yang nilainya tiada tandingannya, tidak juga tertandingi oleh semua harta di dunia ini dikumpulkan menjadi satu. Laksana mutiara yang amat sangat berharga, yang membuat orang rela menjual segala miliknya agar dapat memiliki mutiara itu, Yahwe Bapa juga layak dan semestinya kita tempatkan sebagai satu-satunya harta kita yang berharga, yang membuat kita rela meninggalkan segala-galanya, karena sudah menemukan apa yang paling berharga di dalam hidup kita. Yahwe adalah upah kita. Kej 15:1 Janganlah takut Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar”.  

Abraham sesudah mendapatkan Yahwe, ia pergi meninggalkan negerinya, Ur-Kasdim, dan sebagai gantinya, keturunannya akan mendapatkan tanah milik bangsa-bangsa lain (10 bangsa), tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon, orang Het, orang Feris, orang Refaim, orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus (Kej 15:19-20).

Demikian pula, suku Lewi, adalah salah satu di antara suku bangsa Israel yang tidak mendapatkan bagian milik pusaka. Sebagai gantinya, Tuhanlah milik pusaka mereka. Ulangan 18:2 Imam-imam orang Lewi, seluruh suku Lewi, janganlah mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel; dari korban api-apian kepada Tuhan dan apa yang menjadi milik-Nya harus mereka mendapat rezeki. Janganlah ia mempunyai milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya; Tuhanlah milik pusakanya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadanya.

Jadi hendaklah kita menghindari berhala-berhala berikut ini:

1. Berhala hawa nafsu (Efesus 5:18. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.

2. Berhala cinta manusia. Banyak orang yang mengejar kebahagiaan di dalam cinta manusia. Yoh 4:18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu; dan meninggalkan sumberair yang hidup (Yoh 4:14, tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selam-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal. Yer 2:13 Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.

3. Berhala penerimaan. Mat 10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagiKu. Yoh 12:43 Sebab mereka lebih suka akan kehormatan manusia dari pada kehormatan Yahwe. Wahyu 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya,orang-orang kejio, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang, itulah kematian yang kedua.

4. Berhala prestasi

5. Berhala harta. Kolose 3:5 Karena itu matikanlah di dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala.

6. Berhala tradisi. Markus 7:9,13. “Sungguh pandai kami mengesampingkan perintah Yahwe, supaya kamu dapat memelihara adat-istiadatmu sendiri. 13. Dengan demikian firman Yahwe kamu nyatakan tidak berlaku demi adat-istiadat yang kamu ikuti itu. Dan banyak hal lain seperti itu yang kamu lakukan.”

7. Berhala cinta diri sendiri. 2 Tim 3:1-2. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirnya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akanberontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasihi, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Yahwe

Lihat juga Tuhanlah Perisaiku!
Mengenai arti dan makna nama bisa juga dilihat di sini!

Read Amazon book:
Ancient Judaism

Tidak ada komentar:

Posting Komentar