Minggu, 24 Juli 2011

Yesus Segera Memberikan Pertolongan



Belajar dari Lukas 14


Pada suatu ketika Yesus diundang ke perjamuan di rumah seorang pemimpin orang Farisi. Tiba-tiba datanglah orang yang sakit busung air. Orang-orang mengamat-amati apakah Yesus akan menyembuhkan orang itu. Dan Yesus menyembuhkannya.

Dari sini saya belajar, bahwa ketika kita datang kepada Yesus, Dia akan segera menolong kita. Dia tidak akan menunda-nunda. Bahkan meskipun tampaknya ada hambatan bagi Dia untuk menolong kita, Dia tidak mau dihambat dan bersegera menolong kita.

Ketika kita datang kepadaNya, Dia menyamakan kita dengan anak atau ternak kita yang segera membutuhkan pertolongan. SEGERA. Dia menggambarkan kedatangan kita kepada-Nya seperti anak atau ternak yang terperosok ke dalam sumur. Tentu saja kita akan segera menolong anak kita atau lembu kita jika ia terperosok ke dalam sumur. Kita tidak akan menunggu lebih lama untuk menolongnya, meskipun ada orang atau aturan yang melarang kita melakukannya.

Sebab itu, mari kita datang kepada-Nya. Membawa seluruh pergumulan kita. Dia akan bersegera menolong kita. Tetapi syaratnya: kita harus datang kepada-Nya. Dan, mungkin, sebagaimana orang yang sakit busung air itu datang kepada Yesus ketika Yesus berada di rumah seorang pemimpin Farisi dan bertepatan dengan hari sabat, hari di mana orang tidak diperbolehkan untuk bekerja, kita pun perlu tanpa malu datang kepada Yesus. Tanpa mempedulikan aturan-aturan. Tanpa mempedulikan apa kata orang. Datanglah hanya sebagai diri kita sendiri, secara pribadi, ke hadapan-Nya.

Jangan hiraukan segala rintangan dan ketidakmungkinan. Tetapi datang saja. Ya! Datang saja. Dia akan mengulurkan tangan dan menolong kita.

Lukas 14:1. Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. 2 Tiba-tiba datanglah seorang yang sakit busung air berdiri di hadapan-Nya. 3 Lalu Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu, kata-Nya: "Diperbolehkankah menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?" 4 Mereka itu diam semuanya. Lalu Ia memegang tangan orang sakit itu dan menyembuhkannya dan menyuruhnya pergi. 5 Kemudian Ia berkata kepada mereka: "Siapakah di antara kamu yang tidak segera menarik ke luar anaknya atau lembunya kalau terperosok ke dalam sebuah sumur, meskipun pada hari Sabat?" 

Baca juga:
Syukur kepadamu Tuhan
Tidak ada yang bisa memisahkan kita dari kasih Bapa
Jangan Melewatkan Pesta perjamuan Tuhan

Check Amazon books:

Kamis, 21 Juli 2011

Memulai Hari Baru Bersama Tuhan



Kadang kita merasa bahwa Tuhan hanya memperhatikan hal-hal atau peristiwa-peristiwa yang besar di dalam kehidupan kita. Sikap seperti ini juga kadang membuat kita merasa tidak layak untuk melibatkan Tuhan dalam hal-hal kecil yang kita lakukan. "Toh cuma hal kecil!" Atau bahkan barangkali kita mengurangi standar jika sedang berurusan atau melakukan hal-hal yang kecil. Bahkan juga kita sering berkompromi dalam hal-hal kecil yang tidak berkenan kepada Tuhan. "Ah, nyuri sedikit ah! Kan cuma beberapa lembar kertas? Kan cuma nyuri waktu beberapa menit." dsb. Tetapi firman Yahwe hari ini mengingatkan kita bahwa Yahwe memperhatikan setiap detil kehidupan kita.

Lukas 12:5 Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia! 6 Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Yahwe, 7 bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. 8 Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah. 


Terimakasih Tuhan. Hari ini Engkau mengingatkan dan menegaskan akan betapa besar kasih dan karunia-Mu bagi hamba-Mu. Engkau sangat peduli dan memperhatikan hamba-Mu. Bahkan sampai-sampai Engkaupun tidak melewatkan setiap helai rambut di kepalaku.

Kalau Engkau mau dan peduli serta sempat menhitung rambut di kepala, betapa Engkau pasti peduli terhadap setiap detik kehidupanku. Setiap langkah kecilku. Setiap gerak pikiranku. Perasaanku.

Engkau yang Maha Besar, Pencipta langit dan bumi serta segala isinya, tetapi Engkau, ya Yahwe dan Bapaku, Engkaupun begitu peduli kepada aku. O Bapa Yahwe, aku jadi tahu dan sadar ... betapa aku bagiMu sangat berarti. Engkau memeliharaku seperti biji mata-Mu.

Ulangan 32:10 Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya. 


Kini aku sadar. Tak semestinya aku berpikir bahwa Engkau jauh dan tidak peduli dengan detil-detil kehidupanku. Jelas, dalam firman-Mu hari ini, Engkau amat sangat terlalu peduli dengan setiap detil kehidupanku. Bahkan apa yang terlewat dari perhatianku, Engkau tidak pernah melewatkannya.

O terima kasih Tuhan. Kau anggap aku berharga. Terimakasih Bapa. Engkau sungguh mengasihiku. Menerimaku apa adanya. Engkau selalu menyertaiku, setiap langkahku, setiap pikiranku, setiap perasaanku.

Aku tahu, untuk selalu melibatkan-Mu di dalam kehidupanku, di dalam langkah-langkahku, di dalam pikiranku, di dalam perasaanku.

Aku tidak perlu takut kepada siapapun, kepada apapun. Aku tidak perlu khawatir terhadap apapun. Karena Engkau selalu menyertaiku. Engkau begitu mempedulikan aku.

Hanya kepadaMulah aku harus bersandar. Hanya Engkaulah yang harus aku takuti dan setiai. Karena Engkau begitu besar, kudus, namun mengasihiku dan menentukan segala jalan-jalanku.

Yahwe memperhatikan segala seluk beluk kehidupan kita. Yang kecil, yang sedang, dan tentu saja yang besar. Kita tidak semestinya meremehkan yang kecil di dalam kehidupan kita. Kita tidak semestinya mengkompromikan dosa-dosa kecil. Yahwe mengingatkan juga agar kita hanya takut kepada-Nya, termasuk untuk tidak membiarkan dosa-dosa kecil. Namun yang lebih penting lagi, adalah selayaknya kita melibatkan Yahwe dalam semua hal di dalam kehidupan kita. Yang besar dan yang kecil. Karena Dia peduli, amat sangat peduli dengan semua yang kita lakukan, yang kita pikirkan, yang kita rasakan. Bahkan bertambah atau berkurangnya jumlah rambut di kepala kitapun Dia peduli. Dan karena begitu besar kepedulian Yahwe kepada kita, sangatlah tidak semestinya bagi kita untuk mengkhawatirkan kehidupan kita. Kenapa? Karena Dia yang menciptakan kita sudah memperhatikan semuanya di dalam kehidupan kita.

Terimakasih Bapa.

Baca juga:
Nikmatilah kehidupan Anda
Kasih Bapa dalam kehidupan kita
Ketenangan hati

Selasa, 12 Juli 2011

Nyanyian Syukur Atas Keselamatan

Yesaya 12



Aku mau bersyukur kepada-Mu, ya Yahwe, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murka-Mu telah surut dan Engkau menghibur aku.
Sungguh, Tuhan itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab Yahwe Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku."
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.


Bersyukurlah kepada Yahwe, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!

Bermazmurlah bagi Yahwe, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Tuhan Israel, agung di tengah-tengahmu!"



Baca juga:
Janji Keselamatan Tuhan
Yahwe Belajar dari Yesaya 40

Check related Amazon products:

Minggu, 03 Juli 2011

Kita Kuat Karena Yahwe Menopang: Belajar dari Yesaya 40


Yesaya 40:31 tetapi orang yang menanti-nantikan YAHWE akan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Firman-Mu hari ini meneguhkan akan kuasa, kekuatan, dan kebesaran-Mu Yahwe, dibandingkan dengan kelemahan kami umat-Mu dan "kebesaran" dunia yang tiada artinya di hadapan-Mu. Namun Engkau juga memperlihatkan dan meneguhkan kesanggupan-Mu untuk menolong umat-Mu yang menanti-nantikan Engkau.

Terimakasih Yahwe atas kasih karunia-Mu. Engkau telah mengampuni kesalahan umat-Mu dan menginginkan supaya umat-Mu terhibur dan tenang hatinya (Yesaya 40:1-2) dan supaya umat-Mu bertobat  (Yesaya 40:3-4) agar kemuliaan-Mu dinyatakan kepada seluruh umat manusia (Yesaya 40:5).

Kami menjadi tahu Yahwe bahwa kami ini hanyalah seperti rumput kering dan kesemarakan kami hanyalah seperti bunga di padang yang hanya sebentar saja. Namun kami juga menjadi tahu bahwa kami harus berpegang kepada firman-Mu karena betapa penting dan dahsyatnya firman-Mu yang kekal dan tetap untuk selamanya (Yesaya 40:6-8).

Engkau ingin agar umat-Mu mewartakan agar dunia mengetahui bahwa Engkau adalah Yahwe yang datang dengan kekuatan dan bahwa tangan-Mu berkuasa (Yesaya 40:9-10), bahwa Engkau sanggup melindungi dan mengasihi umat-Mu seperti seorang Gembala yang memangku anak domba dan menuntun induknya (Yesaya 40:11).

Engkau ingin dunia mengetahui bahwa tiada Tuhan selain Engkau, bahwa Engkau tidak tertandingi (Yesaya 40:12-30), bahwa Engkau adalah Yahwe yang besar, bangsa-bangsa hanyalah seperti setitik air dan pulau-pulau seperti abu halus di hadapan-Mu (Yesaya 40:15). Engkaulah yang menciptakan bumi (ayat 28) dan bertahta di atas bulatan bumi (22). Tidak seperti manusia, yang paling perkasa sekalipun (30), Engkau tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu (28), memberi kekuatan kepada yang lemah dan semangat kepada yang tiada berdaya (29).

Yesaya 40:31 tetapi orang yang menanti-nantikan YAHWE akan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.


Baca juga:
Yahwe kekuatanku
Tuhanlah perisaiku
Pengenalan akan Yahwe