Selasa, 14 Desember 2010

Uang Alkitabiah

Amsal 23:4
Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini.


Bacaan Alkitab Setahun: Yoel 1-3, Wahyu 5


Ketika Salomo menuliskan amsal ini, tentu ia tidak sedang berangan-angan untuk menjadi kaya. Sebab, ia sendiri adalah orang yang sangat kaya, sehingga ia tahu bagaimana rasanya menjadi kaya dan sangat tahu bahwa kekayaan tidak dapat menjadi andalan hidup karena bisa cepat datang, tapi juga bisa cepat hilang. Sebab itulah ia menasihatkan agar manusia jangan bersusah payah untuk menjadi kaya.

Tentu tidak berarti bahwa kita tidak perlu kerja keras dan tidak boleh kaya. Menjadi kaya itu sah saja, hanya jangan habiskan hidup untuk mengejar kekayaan. Apalagi menempuh cara-cara yang tidak berkenan di hati Tuhan untuk menumpuk kekayaan. Kekayaan bukan hal yang utama dalam hidup dan tidak memiliki nilai kekal.

Ada banyak hal yang lebih penting dan utama: keluarga, relasi dengan sesama, dan terutama: keselamatan jiwa kita.

Periksalah prioritas dari segala kesibukan kita. Apakah sebagian besar waktu digunakan untuk mengejar dan mengumpulkan harta?

Belum terlambat! Saatnya untuk mulai menata kembali prioritas hidup kita: untuk menjalin relasi yang semakin erat dengan Yahwe, untuk lebih mengasihi anggota keluarga kita, untuk lebih peduli dengan sesama kita.

Baca juga: Pelajaran Pertama dari Kisah Para Rasul, klik di sini!

Lihat juga:
50 People Every Christian Should Know: Learning from Spiritual Giants of the Faith

Tidak ada komentar:

Posting Komentar