Kamis, 13 Oktober 2011

Misi Mereka yang Dipanggil Yesus



Dalam Matius 10:1-15 kita belajar mengenai tugas atau misi yang diemban oleh mereka yang dipanggil oleh Yesus untuk menjadi murid-Nya.

Tugas dan Wewenang Murid Yesus
Dalam ayat 1 dikatakan bahwa
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
Dari sini kita belajar:
1. Yesus memanggil 12 murid
2. Yesus memberi mereka kuasa
3. Untuk mengusir roh-roh jahat
4. Untuk melenyapkan segala penyakit.
5. Untuk melenyapkan segala kelemahan


Dalam ayat 5-9 dikatakan bahwa kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dengan pesan:
1. Jangan menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke kota lain (Samaria) (ayat 5)
2. Agar para murid pergi kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel (ayat 6)
3. Agar mereka memberitakan bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat (ayat 7)
4. Agar mereka menyembuhkan orang sakit (ayat 8)
5. Membangkitkan orang mati (ayat 8)
6. Mentahirkan orang kusta (ayat 8)
7. Mengusir setan-setan (ayat 8)
8. Melakukan semuanya itu dengan cuma-cuma karena hal itu diberikan kepada mereka dengan cuma-cuma  (ayat 8).

Ternyata kita, murid Yesus, mengemban tugas-tugas di atas, sebagaimana termuat dalam Matius 10:1-15. Tugas kita tidaklah hanya setiap minggu ke gereja, atau menjalani fungsi-fungsi organisatoris di gereja. Tugas kita bukan hanya menjadi aktivis di gereja, tetapi tugas kita dengan jelas diulang-ulang oleh Injil, dan dalam Matius pasal 10 ini diulang sampai dua kali, yakni:

mengusir roh-roh jahat atau setan-setan
melenyapkan segala penyakit atau menyembuhkan orang sakit 
melenyapkan segala kelemahan
mentahirkan orang kusta, bahkan
membangkitkan orang mati


Sudahkah kita melakukan misi tersebut? Ataukah kita terlalu diasyikkan oleh kesibukan kehidupan harian kegerejaan kita? Atau barangkali kita tidak sadar bahwa itu menjadi misi kita? Atau kita merasa tidak mampu melaksanakan misi tersebut?

Nah, belajar dari Matius 10, ternyata misi itu, mengusir setan dan melenyapkan sakit penyakit dan kelemahan tidak ada kaitannya dengan kemampuan. Bukan karena kita mampu, melainkan karena semua itu diberikan kepada kita secara cuma-cuma. Jadi bukan kemampuan, melainkan pemberian kuasa secara cuma-cuma dari Yesus kepada murid-murid yang dipilih-Nya.

Bukan karena usaha kita, bukan karena kemampuan kita, melainkan semuanya karena kuasa anugerah Yahwe melalui Yesus, dan diberikan kepada siapapun yang dipilih Yesus untuk menjadi murid-Nya.

Pertanyaannya: siapakah murid Yesus itu? Apakah kita termasuk murid Yesus? Apakah yang dimaksud hanya kedua belas murid Yesus saat Yesus masih hidup dalam bentuk tubuh manusia 2000 tahun yang lalu?

Kita semua, yang telah menerima anugerah keselamatan lewat pembaptisan, kita semua orang-orang Kristiani, pengikut Kristus adalah murid-murid Yesus. Bukan karena pilihan kita, melainkan Yesuslah yang memilih kita untuk menjadi murid-Nya (bdk Markus 16: 15-18). Semua orang beriman, semua murid Yesus, diberi kuasa untuk mengusir setan, untuk menyembuhkan orang sakit, untuk mengalahkan kedahsyatan racun, dan untuk berbahasa baru.

Marilah kita imani tugas dan kuasa yang diberikan oleh Yesus kepada kita. Usirlah setan, sembuhkanlah orang sakit, lenyapkanlah kelemahan. Yesus yang menyuruh Anda. Dia yang berkuasa atas hidup dan mati. Dia yang berkuasa atas seluruh alam semesta. Dialah yang memberikan kuasa itu kepada Anda.

Baca juga:
Pengalaman Pertama Mengusir Setan
Pelajaran Pertama dari Kisah Para Rasul
Kepastian Keselamatan dan Keberanian Bersaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar