Betapa bahagia
Menikmati hidup damai, sejahtera, dan sehat sentosa
Bangun pagi selalu merasakan semangat dan kesegaran baru
Badan segar, hati senang, dan menjalani hari penuh segala syukur.
Bagaimana bisa demikian?
YAHWEH telah memberikan resepnya:
"Percayalah kepada YAHWEH dengan segenap hatimu,
dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Akuilah DIA dalam segala lakumu,
maka IA akan meluruskan jalanmu.
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah akan YAHWEH dan jauhilah kejahatan;
itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu
dan menyegarkan tulang-tulangmu."
Demikianlah bunyi Amsal 3:5-8.
Kalau saudara merasakan ada keluhan pada tubuh saudara,
silakan mengambil resep yang disediakan YAHWEH seperti terkutip di atas.
Sakit-penyakit saudara dan saya akan sembuh kalau kita percaya kepada YAHWEH
kalau kita tidak bersandar pada pengertian kita sendiri
kalau kita mengakui DIA dalam segala laku kita
kalau kita dengan cara demikian diluruskan jalan kita
kalau kita tidak menganggap diri bijak namun takut akan YAHWEH dan menjauhi kejahatan
semua itu akan menyembuhkan sakit-penyakit kita
akan membuat tubuh dengan segala keluhannya menjadi sehat dan pulih
dan ...
tulang-tulang kita menjadi segar.
Tulang yang segar berbicara mengenai kebugaran, mengenai kekuatan, mengenai kesiap-sediaan untuk melakukan segala macam pekerjaan. Suatu kondisi segar bugar penuh vitalitas.
Dengan demikian, Amsal 3:5-8 ini menjadi semacam olar raga rohani yang tidak hanya menyehatkan rohani kita namun juga akan berdampak pada stamina kebugaran dan kesehatan fisik tubuh kita.
Mari kita berolah raga rohani dan jasmani dengan penuh syukur.
Dan nikmati betapa sehat segar dan kuatnya tubuh kita ... bersama YAHWEH TUHAN.
Baca juga:
Sakit Kepala dalam Alkitab
Harapan Adalah Bahan Bakar Iman yang Membawa kepada Kemenangan
Penyakit Mata menurut Kitab Suci
4 Pelajaran Firman Yahwe untuk Tubuh
Saatnya kudatang kepada-MU ya YAHWE, Tuhan Penyelamatku, Pelindung dan Penebusku. Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain.
Tampilkan postingan dengan label bersyukur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bersyukur. Tampilkan semua postingan
Kamis, 18 Desember 2014
Minggu, 08 Juni 2014
8 Cara Untuk Berjalan Dengan Iman
diterjemahkan dari 8 Ways to Walk by Faith oleh Farrah Gray
Memang benar bahwa tidak ada yang berharga dalam hidup ini yang datang dengan mudah. Dan kadang perjalanan menuju tujuan kita dapat sedemikian penuh tantangan dan membuat kita merasa seperti kita tidak akan pernah mencapai puncak. Dan saat itulah iman saudara harus bekerja dan mendorong Anda ke tingkat berikutnya.
Memang itu tidak mudah, dan mungkin menjadi ujian terbesar yang saudara temui sejauh ini. Jadi ambil napas dalam-dalam dan ikuti langah-langkah berikut untuk memperkuat diri saudara melalui iman.
Jangan panik
Jangan membiarkan diri terlalu khawatir. Bukan itu yang dimaksudkan Tuhan ketika Dia memberi saudara karunia/talenta untuk dibawa ke tingkat yang lebih tinggi. Tuhan tidak akan meninggalkan saudara di tengah perjalanan, tidak akan pernah. Serahkan semua kepada-Nya. Yang harus saudara lakukan adalah meminta kelegaan, dan kemudian melanjutkan, karena hal itu sudah selesai.
Bergantung kepada-Nya untuk itu semua masalah itu.
Meminta pertolongan kepada Tuhan atau bersyukur kepada-Nya harus menjadi prioritas sepanjang waktu, bukan hanya ketika saudara sedang ada dalam masalah
Mendengarkan
DIA akan bicara kepada saudara. DIA akan membimbing saudara ke arah yang benar untuk mengerti pelajaran yang harus saudara mengerti. Mazmur 46:10 mengatakan: "Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah YAHWE!"
Layani DIA dengan melayani orang lain
Ini cara terbaik bagi saudara untuk menemukan apa yang telah disiapkan YAHWE bagi saudara. DIA akan membimbing saudara ke jalan terbaik dan menyatakan kehendak-NYA untuk hidup saudara. Ini semua tentang iman, iman yang sejati.
Sabar
Saudara harus bersabar kalau saudara benar-benar beriman.Semuanya akan dilakukan menurut waktu-NYA, bukan waktu saudara, dan itu karena alasan-alasan yang akan dinyatakan kepada saudara pada waktunya. Ingat DIA tidak akan memberikan saudara karunia atau talenta khusus tanpa maksud apa pun. Semuanya akan dinyatakan pada waktunya.
Bersyukurlah.
Itu penting. Dia ingin mengetahui bahwa kita menghargai apa yang Dia telah lakukan bagi kita. Dan bersyukur kepada-Nya tidak hanya untuk hal-hal yang baik. Kadang-kadang kita harus melalui sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lain yang lebih baik. Bersyukurlah juga untuk hajaran atau pelajaran, karena bisa sama pentingnya dengan berkat
Dapatkan apa yang menjadi hak saudara
Tanyakan kepada pendeta atau bacalah Alkitab (atau keduanya) untuk memahami janji-janji Tuhan. Saudara harus mengklaim janji-janji tersebut. Bayangkan semua hal yang sudah Dia berikan kepada saudara, seperti tubuh saudara. Klaimlah janji kesehatan untuk tubuh saudara!
Bersiaplah untuk belajar.
Tuhan akan menyediakan pelajaran-pelajaran dalam perjalanan saudara. Namun, perlu diingat bahwa Dia memiliki tujuan akhir untuk saudara, dan untuk mencapai puncak itu, saudara harus belajar pelajaran yang berbeda sehingga saudara dapat menjadi yang terbaik yang saudara bisa. Ya, akan ada ujian di akhir pelajaran!
Musuh selalu akan berusaha untuk mengalahkan saudara, membawa saudara ke bawah dan menghentikan saudara agar tidak mencapai hadiah yang luar biasa yang sudah Tuhan sediakan untuk saudara. Tetap jaga iman saudara, perkuat iman saudara dan tetap berada di jalan yang telah Tuhan tetapkan untuk saudara.
Baca juga:
Harapan Adalah Bahan Bakar Iman yang Membawa kepada Kemenangan
Biarlah YAHWE yang Membangun Rumahmu
Mazmur 3: YAHWE Pasti Memberi Pertolongan
Melakukan Perkara Besar
Label:
bersyukur,
iman,
janji Tuhan,
melayani,
mendengarkan Firman,
sabar
Minggu, 04 Mei 2014
Menjadi Si Satu Talenta yang Berhasil
Matius 25: 14-30
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat." (Ayat 14-15)
Sebagian besar dari kita, manusia, hanya memiliki satu talenta. Jarang yang memiliki dua talenta, apalagi lia talenta. Dalam Matius 25:14-30 dikisahkan bagaimana mereka yang menerima lima dan dua talenta itu berhasil mengembangkannya dan menjadi berlipat ganda. Sedangkan yang menerima satu talenta, tidak melakukan apa-apa dan bahkan menyebunyikannya.
Kita lihat bagaimana sikap dan reaksi si penerima 1 talenta yang digambarkan oleh Alkitab:
"Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!" (Ayat 24-25)
Pertama ia merasa tidak terima karena hanya menerima 1 talenta dan mengamggap Tuannya kejam. Ia juga tidak mau mengembangkan talenta itu karena tahu bahwa kalau ia mengembangkannya, ia tidak akan menikmati hasilnya sendirian, namun orang lain yang akan menikmatinya. Ia merasa tidak terima kalau hasil jerih payahnya dinikmati oleh orang lain. Ia takut "dieksploitasi" oleh orang lain dan oleh sebab itu ia menyembunyikan talentanya.
Pertanyaannya: Apakah kita juga bersikap seperti si penerima 1 talenta itu? Kita mungkin sering bersikap seperti itu. Kita tidak ingin susah payah memberikan kontribusi kepada orang lain atau kelompok aau organisasi atau perusahaan di mana kita bekerja karena tdak ingin melihat orang lain keenakan menikmati jerih payah kita. Selanjutnya kita tidak ingin orang tahu mengetahui talenta kita dan menyembunyikannya. Kita takut kalau orang lain mengetahui talenta kita maka kita akan menjadi "bulan-bulanan" orang lain dan diminta melakukan ini itu yang menurut anggapan kita hanya untuk mengeksplotasi kita demi keuntungan mereka.
Kalau kita melakukan hal itu, artinya kita sama seperti penerima 1 talenta: menyembunyikan talenta dan tidak mengembangkannya. Dan kita tahu apa konsekuensi dari pilihan kita. Kia dihukum dan talenta kita diambil untuk diberikan kepada orang lain.
Tetapi mari kita lihat beberapa contoh dari kisah hidup orang-orang berikut ini. Mereka ini bisa dibilang menerima tidak sampai satu talenta karena mereka memiliki keterbatasan.
Lizzie Velasquez terlahir dalam kondisi tidak bisa menimbun lemak dan membentuk massa otot sehingga seberapa pun ia makan, berat badannya tidak akan bisa bertambah. Hal itu membuat penampilannya seperti kerangka dibalut kulit. Saat ia SMA video mengenai dirinya beredar di Youtube dan diberi judul:
"World's Ugliest Woman". Namun ia bisa bangkit dan menjadi seorang motivator dan penulis buku. Profil selengkapnya bisa dilihat di http://www.aboutlizzie.com.
Liu Wei di usianya yang ke-10 harus kehilangan kedua lengan tangannya karena kecelakaan terkena kabel listrik bertegangan tinggi. Namun ia tidak menyerah dan dengan susah payah berusaha melakukan segala sesuatu dengan kedua kakinya. Di usia ke-19 ia mulai berlatih piano. Guru piano pertamana menyerah dan merasa ia tidak akan mungkin bermain piano. Namun di usianya yang ke-23 ia memenangkan China's Got Talent. Video perfomanya bisa dilihat di: http://www.youtube.com/watch?v=B1Qut0Nrsiw.
Itu hanya 2 dari banyak sekali contoh bagaimana orang yang memiliki satu talenta atau bahkan kurang bisa berhasil dan mengembangkan talentanya menjadi orang hebat. Bagaimana hal itu bisa dilakukan? Ada 3 hal yang bisa kita lakukan untuk menjadi Si 1 Talenta yang hebat:
Pertama: Mengucap syukur dengan 1 talenta yang TUHAN percayakan. Dalam 1 Tesalonika 5:18 dikatakan, "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Elohim di dalam Kristus Yesus bagi kamu." Kita harus bisa melihat bahwa 1 talenta yang YAHWE berikan memiliki potensi yang hebat untuk mengantarkan kita mengalami kemenangan yang besar.
Kedua: Jangan bertanding di pertandingan orang lain. Dalam 1 Korintus 12:10-11 dikatakan, "Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya." YAHWE telah memberikan talenta yang khusus kepada kita untuk dikembangkan. Kia tidak perlu membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain dan tergoda untuk mengikuti jejak orang lain. Fokus pada apa yang diberikan YAHWE kepada kita dan mengembangkan potensi tersebut secara maksimal.
Ketiga: Jadilah sangat hebat dengan 1 talenta itu. Jauh lebih baik menguasai satu bidang namun dengan tingkat penguasaan yang ahli daripada tahu banyak bidang namun hanya sedikit-sedikit. Dengan menjadi hebat dalam suatu bidang maka kita akan menonjol dan diakui orang. Namun kalau kita bisa banyak hal namun levelnya biasa-biasa saja orang tidak akan mengakui kemampuan kita.
Baca juga:
Harapan Adalah Bahan Bakar Iman yang Membawa kepada Kemenangan
Mazmur 3: YAHWE Pasti Memberi Pertolongan
Damai Tenang dalam Iman v.s. Iman yang Gelisah
Iman yang Menggoncang Dunia
Tuhan Bertindak Bukan Berdasarkan Kebutuhan Kita, Melainkan Iman Kita
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat." (Ayat 14-15)
Sebagian besar dari kita, manusia, hanya memiliki satu talenta. Jarang yang memiliki dua talenta, apalagi lia talenta. Dalam Matius 25:14-30 dikisahkan bagaimana mereka yang menerima lima dan dua talenta itu berhasil mengembangkannya dan menjadi berlipat ganda. Sedangkan yang menerima satu talenta, tidak melakukan apa-apa dan bahkan menyebunyikannya.
Kita lihat bagaimana sikap dan reaksi si penerima 1 talenta yang digambarkan oleh Alkitab:
"Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!" (Ayat 24-25)
Pertama ia merasa tidak terima karena hanya menerima 1 talenta dan mengamggap Tuannya kejam. Ia juga tidak mau mengembangkan talenta itu karena tahu bahwa kalau ia mengembangkannya, ia tidak akan menikmati hasilnya sendirian, namun orang lain yang akan menikmatinya. Ia merasa tidak terima kalau hasil jerih payahnya dinikmati oleh orang lain. Ia takut "dieksploitasi" oleh orang lain dan oleh sebab itu ia menyembunyikan talentanya.
Pertanyaannya: Apakah kita juga bersikap seperti si penerima 1 talenta itu? Kita mungkin sering bersikap seperti itu. Kita tidak ingin susah payah memberikan kontribusi kepada orang lain atau kelompok aau organisasi atau perusahaan di mana kita bekerja karena tdak ingin melihat orang lain keenakan menikmati jerih payah kita. Selanjutnya kita tidak ingin orang tahu mengetahui talenta kita dan menyembunyikannya. Kita takut kalau orang lain mengetahui talenta kita maka kita akan menjadi "bulan-bulanan" orang lain dan diminta melakukan ini itu yang menurut anggapan kita hanya untuk mengeksplotasi kita demi keuntungan mereka.
Kalau kita melakukan hal itu, artinya kita sama seperti penerima 1 talenta: menyembunyikan talenta dan tidak mengembangkannya. Dan kita tahu apa konsekuensi dari pilihan kita. Kia dihukum dan talenta kita diambil untuk diberikan kepada orang lain.
Tetapi mari kita lihat beberapa contoh dari kisah hidup orang-orang berikut ini. Mereka ini bisa dibilang menerima tidak sampai satu talenta karena mereka memiliki keterbatasan.
Lizzie Velasquez terlahir dalam kondisi tidak bisa menimbun lemak dan membentuk massa otot sehingga seberapa pun ia makan, berat badannya tidak akan bisa bertambah. Hal itu membuat penampilannya seperti kerangka dibalut kulit. Saat ia SMA video mengenai dirinya beredar di Youtube dan diberi judul:
"World's Ugliest Woman". Namun ia bisa bangkit dan menjadi seorang motivator dan penulis buku. Profil selengkapnya bisa dilihat di http://www.aboutlizzie.com.
Liu Wei di usianya yang ke-10 harus kehilangan kedua lengan tangannya karena kecelakaan terkena kabel listrik bertegangan tinggi. Namun ia tidak menyerah dan dengan susah payah berusaha melakukan segala sesuatu dengan kedua kakinya. Di usia ke-19 ia mulai berlatih piano. Guru piano pertamana menyerah dan merasa ia tidak akan mungkin bermain piano. Namun di usianya yang ke-23 ia memenangkan China's Got Talent. Video perfomanya bisa dilihat di: http://www.youtube.com/watch?v=B1Qut0Nrsiw.
Itu hanya 2 dari banyak sekali contoh bagaimana orang yang memiliki satu talenta atau bahkan kurang bisa berhasil dan mengembangkan talentanya menjadi orang hebat. Bagaimana hal itu bisa dilakukan? Ada 3 hal yang bisa kita lakukan untuk menjadi Si 1 Talenta yang hebat:
Pertama: Mengucap syukur dengan 1 talenta yang TUHAN percayakan. Dalam 1 Tesalonika 5:18 dikatakan, "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Elohim di dalam Kristus Yesus bagi kamu." Kita harus bisa melihat bahwa 1 talenta yang YAHWE berikan memiliki potensi yang hebat untuk mengantarkan kita mengalami kemenangan yang besar.
Kedua: Jangan bertanding di pertandingan orang lain. Dalam 1 Korintus 12:10-11 dikatakan, "Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya." YAHWE telah memberikan talenta yang khusus kepada kita untuk dikembangkan. Kia tidak perlu membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain dan tergoda untuk mengikuti jejak orang lain. Fokus pada apa yang diberikan YAHWE kepada kita dan mengembangkan potensi tersebut secara maksimal.
Ketiga: Jadilah sangat hebat dengan 1 talenta itu. Jauh lebih baik menguasai satu bidang namun dengan tingkat penguasaan yang ahli daripada tahu banyak bidang namun hanya sedikit-sedikit. Dengan menjadi hebat dalam suatu bidang maka kita akan menonjol dan diakui orang. Namun kalau kita bisa banyak hal namun levelnya biasa-biasa saja orang tidak akan mengakui kemampuan kita.
Baca juga:
Harapan Adalah Bahan Bakar Iman yang Membawa kepada Kemenangan
Mazmur 3: YAHWE Pasti Memberi Pertolongan
Damai Tenang dalam Iman v.s. Iman yang Gelisah
Iman yang Menggoncang Dunia
Tuhan Bertindak Bukan Berdasarkan Kebutuhan Kita, Melainkan Iman Kita
Label:
berkat YAHWE,
bersyukur,
hidup berkemenangan,
kemenangan,
ketekunan,
sukses,
syukur,
talenta
Kamis, 21 Juli 2011
Memulai Hari Baru Bersama Tuhan
Kadang kita merasa bahwa Tuhan hanya memperhatikan hal-hal atau peristiwa-peristiwa yang besar di dalam kehidupan kita. Sikap seperti ini juga kadang membuat kita merasa tidak layak untuk melibatkan Tuhan dalam hal-hal kecil yang kita lakukan. "Toh cuma hal kecil!" Atau bahkan barangkali kita mengurangi standar jika sedang berurusan atau melakukan hal-hal yang kecil. Bahkan juga kita sering berkompromi dalam hal-hal kecil yang tidak berkenan kepada Tuhan. "Ah, nyuri sedikit ah! Kan cuma beberapa lembar kertas? Kan cuma nyuri waktu beberapa menit." dsb. Tetapi firman Yahwe hari ini mengingatkan kita bahwa Yahwe memperhatikan setiap detil kehidupan kita.
Lukas 12:5 Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia! 6 Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Yahwe, 7 bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. 8 Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Anak Manusia juga akan mengakui dia di depan malaikat-malaikat Allah.
Terimakasih Tuhan. Hari ini Engkau mengingatkan dan menegaskan akan betapa besar kasih dan karunia-Mu bagi hamba-Mu. Engkau sangat peduli dan memperhatikan hamba-Mu. Bahkan sampai-sampai Engkaupun tidak melewatkan setiap helai rambut di kepalaku.
Kalau Engkau mau dan peduli serta sempat menhitung rambut di kepala, betapa Engkau pasti peduli terhadap setiap detik kehidupanku. Setiap langkah kecilku. Setiap gerak pikiranku. Perasaanku.
Engkau yang Maha Besar, Pencipta langit dan bumi serta segala isinya, tetapi Engkau, ya Yahwe dan Bapaku, Engkaupun begitu peduli kepada aku. O Bapa Yahwe, aku jadi tahu dan sadar ... betapa aku bagiMu sangat berarti. Engkau memeliharaku seperti biji mata-Mu.
Ulangan 32:10 Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.
Kini aku sadar. Tak semestinya aku berpikir bahwa Engkau jauh dan tidak peduli dengan detil-detil kehidupanku. Jelas, dalam firman-Mu hari ini, Engkau amat sangat terlalu peduli dengan setiap detil kehidupanku. Bahkan apa yang terlewat dari perhatianku, Engkau tidak pernah melewatkannya.
O terima kasih Tuhan. Kau anggap aku berharga. Terimakasih Bapa. Engkau sungguh mengasihiku. Menerimaku apa adanya. Engkau selalu menyertaiku, setiap langkahku, setiap pikiranku, setiap perasaanku.
Aku tahu, untuk selalu melibatkan-Mu di dalam kehidupanku, di dalam langkah-langkahku, di dalam pikiranku, di dalam perasaanku.Aku tidak perlu takut kepada siapapun, kepada apapun. Aku tidak perlu khawatir terhadap apapun. Karena Engkau selalu menyertaiku. Engkau begitu mempedulikan aku.
Hanya kepadaMulah aku harus bersandar. Hanya Engkaulah yang harus aku takuti dan setiai. Karena Engkau begitu besar, kudus, namun mengasihiku dan menentukan segala jalan-jalanku.
Yahwe memperhatikan segala seluk beluk kehidupan kita. Yang kecil, yang sedang, dan tentu saja yang besar. Kita tidak semestinya meremehkan yang kecil di dalam kehidupan kita. Kita tidak semestinya mengkompromikan dosa-dosa kecil. Yahwe mengingatkan juga agar kita hanya takut kepada-Nya, termasuk untuk tidak membiarkan dosa-dosa kecil. Namun yang lebih penting lagi, adalah selayaknya kita melibatkan Yahwe dalam semua hal di dalam kehidupan kita. Yang besar dan yang kecil. Karena Dia peduli, amat sangat peduli dengan semua yang kita lakukan, yang kita pikirkan, yang kita rasakan. Bahkan bertambah atau berkurangnya jumlah rambut di kepala kitapun Dia peduli. Dan karena begitu besar kepedulian Yahwe kepada kita, sangatlah tidak semestinya bagi kita untuk mengkhawatirkan kehidupan kita. Kenapa? Karena Dia yang menciptakan kita sudah memperhatikan semuanya di dalam kehidupan kita.
Terimakasih Bapa.
Baca juga:
Nikmatilah kehidupan Anda
Kasih Bapa dalam kehidupan kita
Ketenangan hati
Label:
bersyukur,
biji mata,
hati yang teguh,
kecemasan,
penolong,
penyertaan Yahwe
Selasa, 12 Juli 2011
Nyanyian Syukur Atas Keselamatan
Yesaya 12
Aku mau bersyukur kepada-Mu, ya Yahwe, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murka-Mu telah surut dan Engkau menghibur aku.
Sungguh, Tuhan itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab Yahwe Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku."
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.
Bersyukurlah kepada Yahwe, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!

Bermazmurlah bagi Yahwe, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Tuhan Israel, agung di tengah-tengahmu!"
Baca juga:
Janji Keselamatan Tuhan
Yahwe Belajar dari Yesaya 40
Aku mau bersyukur kepada-Mu, ya Yahwe, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murka-Mu telah surut dan Engkau menghibur aku.Sungguh, Tuhan itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab Yahwe Tuhan itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku."
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.
Bersyukurlah kepada Yahwe, panggillah nama-Nya, beritahukanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, masyhurkanlah, bahwa nama-Nya tinggi luhur!

Bermazmurlah bagi Yahwe, sebab perbuatan-Nya mulia; baiklah hal ini diketahui di seluruh bumi!
Berserulah dan bersorak-sorailah, hai penduduk Sion, sebab Yang Mahakudus, Tuhan Israel, agung di tengah-tengahmu!"
Baca juga:
Janji Keselamatan Tuhan
Yahwe Belajar dari Yesaya 40
Label:
bersyukur,
kekuatan,
keselamatan,
murka Tuhan,
pengampunan,
penghiburan,
syukur,
Yahwe
Langganan:
Postingan (Atom)




