Diterjemahkan dari postingan Stormie Omartian
Kadang-kadang orang tidak merasa layak, mereka tidak merasa "cukup baik" untuk Tuhan. Tapi seringkali, tekanan untuk menjadi sempurna ini berasal dari kesalahpahaman kita sendiri. Kita berpikir bahwa jika kita cukup sempurna, maka kita akan diterima. Tapi Tuhan tidak mencari kita untuk menjadi sempurna; Dia mencari kita untuk menerima kasih-Nya yang sempurna. Pertama, saudara harus memahami bahwa kasih-Nya bagi saudara tidak didasarkan pada prestasi saudara; hal ini didasarkan pada hakikat Diri-Nya. Dia tidak pernah berubah, dan kasih-Nya tidak pernah berubah.
Alkitab mengatakan bahwa kita adalah ciptaan-Nya. Alkitab mengatakan bahwa kita adalah karya seni-Nya. Pikirkan tentang seorang seniman yang menciptakan lukisan yang indah. Anda harus membayangkan bahwa ia memikirkan gambar lukisannya jauh sebelum gambar itu terwujud di kanvas. Dia berhati-hati untuk menempatkan setiap goresan kuas sesuai dengan keseluruhan lukisan yang ada di dalam pikirannya. Mungkin ada saat-saat ketika orang lain melihatnya sedang dalam proses melukis dan mereka tak bisa mengatakan seperti apa lukisan itu jadinya, namun seniman selalu tahu persis apa yang dia lukiskan. Dan kemudian ketika masterpiece-nya selesai, dia begitu bangga dengan karyanya! Dia mengasihi ciptaan-Nya yang indah! Dia menuangkan dirinya dalam setiap goresan kuas.
Sekarang pikirkan ini: Lukisan tidak harus melakukan apa saja untuk mendapatkan cinta dari seniman. Seniman tidak menyukainya karena ia menerima penghargaan khusus atau memberinya uang dalam sebuah lelang. Tidak, seniman mencintai lukisan itu karena ia menciptakannya dengan tangannya sendiri persis seperti yang diinginkannya.
Saya ingin saudara mengingat hari ini bahwa Seniman terbesar sepanjang masa telah menciptakan saudara. Dia bermimpi tentang saudara jauh sebelum saudara lahir, sebelum goresan kuas pertama dalam hidup saudara. Saudara mungkin memiliki hari-hari ketika saudara tidak bisa mengatakan apa-apa tentang apa yang sedang Dia kerjaka pada kanvas takdir saudara, tetapi Dia tahu. Dia menuangkan Diri-Nya sendiri ke dalam diri saudara, dengan penuh kasih membentuk setiap bagian dari kehidupan saudara menjadi sebuah karya yang luar biasa.
"Karena kita ini buatan TUHAN, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan TUHAN sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." (Efesus 2:10).
Baca juga:
Jemaat Smirna: Miskin Namun Dipuji TUHAN
Jemaat Sardis: Kehebatan Manusia vs Kehebatan Tuha...
Cuff yang Terus Berdoa
Jemaat Smirna: Miskin Tapi Kaya
Saatnya kudatang kepada-MU ya YAHWE, Tuhan Penyelamatku, Pelindung dan Penebusku. Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain.
Tampilkan postingan dengan label tidak layak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tidak layak. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 Juni 2014
Merasa Tidak Layak di Hadapan Tuhan?
Label:
ciptaan,
Pencipta,
sempurna,
takdir,
tidak layak
Rabu, 11 Juli 2012
Sang Pendakwa
Wahyu 12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: “Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Yahwe kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Yahwe kita.
1 Yohanes 3:19-21 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Yahwe, sebab jika kita dituduh olehnya, Yahwe adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Yahwe.
Kadang, ketika kita mau berdoa, ada perasaan tidak layak di dalam diri kita untuk duduk, berlutut, dan datang kepada Tuhan untuk berdoa.
Apakah hati Anda mengatakan bahwa Anda penuh dosa dan tidak layak untuk datang kepada Tuhan?
Apakah hati Anda mengatakan bahwa Anda tidak layak untuk diampuni dan tidak layak untuk masuk surga?
Ketahuilah, bahwa sebenarnya akar dari perasaan ini adalah pekerjaan si iblis.
Pekerjaan iblis adalah mendakwa kita, mengatakan di dalam hati kita, bahwa kita orang berdosa, kita tidak layak untuk datang kepada Tuhan, kita tidak layak untuk diampuni, kita tidak laak untuk masuk surga.Si iblis menipu kita, tetapi sebenarnya, darah Yesus sudah melayakkan kita. Terimalah kasih Yahwe, karena Dia sudah sangat lama menunggu untuk melimpahkan kasih dan berkat-Nya kepada Anda. Jangan biarkan iblis menipu dan menghalangi Anda untuk datang dan merasakan kasih-Nya yang begitu besar kepada kita.
Ingat! Kita adalah anak-Nya yang sangat dikasihi-Nya. Dia telah merelakan Anak-Nya yang tunggal untuk merebut kita dari cengkeraman iblis.
Ingatlah bagaimana sang Ayah menunggu anaknya yang bungsu yang sudah lama menghilang dan menghambur-hamburkan harta warisannya. Bapa dengan suka cita menyambut anaknya yang hilang, memeluknya, mengadakan pesta dan memberinya pakaian yang terbaik kepadanya (Luk 15:11-28).
Demikian pula, Bapa sangat rindu untuk memberikan berkat-berkatnya kepada kita. Kita hanya perlu datang kepada-Nya.
Yahwe Rindu untuk Memberkati Kita
Label:
anak hilang,
darah Yesus,
iblis,
kasih Bapa,
menuduh,
pendakwa,
pengampunan,
setan,
tidak layak
Langganan:
Postingan (Atom)


