Tampilkan postingan dengan label doa sepakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa sepakat. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Agustus 2012

Gereja Perdana Adalah Sekumpulan Orang Yang Bertekun Sehati Berdoa Bersama

Kisah Para Rasul 1:9-26

The Church That Prays Together: Inside the Prayer Life of 10 Dynamic Churches When Couples Pray Together: Creating Intimacy and Spiritual Wholeness
A Family That Prays Together, Stays Together A Family That Prays Together, Stays Together
Baca bagian sebelumnya.

Sebelumnya, dari Kisah 1:1-8, kita sudah belajar bahwa hidup Kristiani adalah hidup yang bersumber dan digerakkan oleh Roh Kudus. Sekarang pada bagian selanjutnya kita belajar bahwa hidup Kristiani adalah hidup yang bertekun dan sehati dalam doa.


Sesudah Yesus berpesan agar para murid menantikan janji Bapa, Yesus naik ke surga. Dan 2 malaikat berpesan bahwa "Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." (ayat 11). Kedatangan kembali Yesus menjadi bagian pokok iman Kristiani karena Dia, yang ditolak oleh umat-Nya, oleh bangsa Yahudi, dan sekarang ini juga masih ditolak oleh banyak orang, suatu saat akan datang dalam kemuliaan-Nya, menyatakan kuasa-Nya, dan membuktikan bahwa Dialah Tuhan yang berkuasa atas semesta ini. Dan tugas para rasul dan semua murid Kristus, orang Kristen, adalah menjadi saksi bahwa Yesus adalah Tuhan, Penyelamat, dan Raja yang akan datang ke dunia, menjadi Hakim atas seluruh umat manusia. Sebelum kedatangan-Nya kembali, kita, orang Kristen, setiap orang yang menyebut diri pengikut Kristus, apapun latar belajang denominasi kita, memiliki tugas yang sama, menjadi saksi, mewartakan Dia yang sudah datang ke dunia, disalib untuk menebus dosa manusia, naik ke sorga, namun suatu ketika akan datang sebagai Raja.

Sesudah itu para murid kembali ke kota, "Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus." (ayat 14). Dikatakan di sini, "mereka semua" "bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama". Mereka diperintahkan untuk tinggal dan menantikan janji Bapa akan kedatangan Roh Kudus. Dan yang mereka lakukan untuk menantikan janji Bapa itu adalah bertekun berdoa, bersama-sama, tetapi tidak hanya bersama-sama, melainkan yang lebih penting adalah "sehati". Mereka menyatukan hati, fokus, seia sekata, sepakat, memohon satu hal yang sama, penggenapan janji Bapa.

Kita belajar di sini akan kekuatan doa yang dilakukan dengan bertekun bersama-sama dan sehati. Dalam ayat 15 diinformasikan bahwa jumlah mereka kira-kira seratus dua puluh orang. Dan mereka semua sehati, bertekun, bersama-sama berdoa, untuk satu permohonan yang sama. Jadi masing-masing dari mereka tidak sedang berdoa sendiri-sendiri, untuk permohonannya masing-masing, melainkan berdoa bersama-sama, bukan hanya bersama-sama namun masing-masing memikirkan pergumulannya sendiri-sendiri atau kepentingannya sendiri-sendiri, namun mereka sehati, satu tujuan, satu permohonan, yakni turunnya Roh Kudus atas mereka.


Baca juga:
Roh Kudus Menjadi Daya Penggerak Gaya Hidup Jemaat Perdana


A Family That Prays Together, Stays Together A Family That Prays Together, Stays Together
A Family That Prays Together, Stays Together A Family That Prays Together, Stays Together

Senin, 06 Agustus 2012

Doa Sepakat


Doa Sepakat

Matius 18:19-20 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.
Yesus mengatakan, bahwa jika ada dua orang sehati dan sepakat untuk meminta apapun kepada Bapa, maka Bapa akan mengabulkannya.

Doa sepakat, berarti dua orang atau lebih yang sedang berdoa, dalam satu keluarga, atau kelompok persekutuan, seia sekata, sehati sejiwa, memiliki satu pikiran dan satu kerinduan, dengan hati yang bulat, tanpa ragu dan bimbang, berdoa memohonkan sesuatu kepada Bapa. Sepakat, bukan hanya berkumpul secara fisik. Namun dengan seluruh keberadaan tubuh, jiwa, dan roh, kita memiliki satu permohonan yang sama.

Doa sepakat bisa ditunjukkan dengan mengamini apa yang dikatakan oleh orang yang sedang berdoa,
dengan penuh iman dan kemantapan serta dengan segenap keyakinan. Kata Amin yang saudara ucapkan, akan semakin memperbesar iman orang yang sedang berdoa.

Doa sepakat sangat baik dilakukan dalam sebuah keluarga. Berdoalah untuk suatu permohonan. Sebelum berdoa, bersepakatlah akan apa yang akan didodakan. Ketika salah seorang sedang mendoakannya, anggota keluarga lain mengamininya dengan suara mantap, dengan segenap hati dan jiwa. Maka rasakanlah iman itu akan tumbuh semakin besar, harapan akan semakin kuat.

Apapun yang baik yang didoakan oleh orang lain, aminilah itu. Amin, berarti anda setuju dan percaya kepada apa yang dikatakan. Dan percaya bahwa hal yang baik yang sedang dikatakan atau didoakan akan benar-benar terjadi.

Aminilah Setiap Hal Baik