Jumat, 15 Februari 2013

Kuasa di dalam Memberi

The Autobiography of Andrew Carnegie The Tycoons: How Andrew Carnegie, John D. Rockefeller, Jay Gould, and J. P. Morgan Invented the American Supereconomy


Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. (Amsal 11:25)

Rhema yang  kita  terima hari ini berkata bahwa  orang yang  banyak memberi berkat maka akan banyak diberi kelimpahan. Mengapa disebutkan sebagai ‘kelimpahan’? sebab kuasa yang sangat besar dalam memberi adalah apa yang kita terima setelah memberi selalu lebih besar daripada yang sudah kita berikan. Itulah yang dinamakan dengan the power of giving, kuasa di dalam memberi.

Ada sebuah kisah tentang seorang yang menjadi pegawai di sebuah toko di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat. Pada waktu itu hujan sedang turun dengan derasnya sehingga pengunjungnya berkurang banyak, dan penjaga-penjaga toko sedang ngobrol satu sama lain. Tiba-tiba kelihatanlah seorang ibu tua sedang mondar-mondir di luar toko. Walaupun penjaga toko ini tahu bahwa ibu ini sedang membuang waktu, tetapi ia mengundang ibu tua itu masuk ke tokonya dan mempersilakannya duduk. Setelah ibu itu duduk di kursi yang enak, si penjaga toko ini bertanya apakah ia dapat menolong ibu itu. Ibu itu berkata bahwa ia sedang menunggu seorang teman untuk menjemputnya. Penjaga toko itu dengan sabar keluar masuk tokonya untuk melihat apakah teman ibu itu sudah datang. Akhirnya datanglah teman ibu tua itu lalu diantar oleh penjaga toko ke ruangan tempat ibu itu duduk. Si ibu tua dan temannya itu pun segera pergi.

Setelah beberapa hari penjaga toko itu menerima sebuah kartu ucapan terima kasih yang amat indah. Kartu ini ditandatangani oleh Andrew Carnegie, pemilik sebuah perusahaan besar “The American Steel Company”. Andrew Carnegie adalah putra dari ibu tua yang dipersilakan duduk beberapa hari yang lalu.

Perbuatan baik itu ternyata menghasilkan buah yang tidak terduga. Beberapa saat kemudian Carnegie membangun sebuah proyek di Skotlandia. Ibu tua ini terus menerus mendesak anaknya untuk memesan perabot-perabot rumah tangga dari toko di mana penjaga toko tadi bekerja. Daftar pesanan yang banyak, membuat toko tadi menjadi bertambah besar. Juga penjaga toko itu akhirnya menjadi seorang pengusaha yang berhasil.

Dia dengan setia melaksanakan tugasnya, bahkan sampai di luar batas tanggung jawabnya. Perbuatan sederhana yang ia lakukan untuk memberi pertolongan kepada orang lain membuatnya menerima lebih besar dari apa yang sudah ia berikan.


Pekerjaan apa saja yang diberikan kepadamu, hendaklah kalian mengerjakannya dengan sepenuh hati, seolah-olah Tuhanlah yang kalian layani, dan bukan hanya manusia. (Kolose 3:23)

Ada kuasa yang sangat bear di dalam memberi. Barangsiapa memberi ia akan menerima lebih banyak.

Bapa kami bersyukur bahwa Engkau telah memberikan kuasa yang sangat besar dalam memberi. Berikan kami hati yang tulus untuk memberi sehingga hati kami senantiasa berkelimpahan dalam segala ucapan syukur kami kepada-Mu. Terimakasih Bapa. Di dalam nama Tuhan Yeshua kami berdoa. Amin.



Baca juga:
Memberi Adalah Bukti Kasih
Kuasa Memberi: Tuhan yang Pertama dalam Keuangan
Pemberi yang Hebat
Memberi maka Akan Diberi


Andrew Carnegie The Wisdom of Andrew Carnegie as Told to Napoleon Hill

Tidak ada komentar:

Posting Komentar